
Polisi akhirnya melepaskan pria yang viral dihajar massa karena dicurigai menculik seorang bocah di Pasar Depok Solo. Keputusan tersebut diambil setelah polisi melakukan pemeriksaan mendalam kepada pelaku dan saksi.
Pelaku bernama Supriyanto (S) ternyata sedang mengalami depresi dan masih dalam perawatan medis. Menurut keterangan keluarga, pelaku meminum obat melebihi dosis sebelum kejadian berlangsung, Minggu (26/1) sore.
"Menurut keluarganya, S itu sedang depresi. Itu ternyata dia kelebihan dosis obat, sampai lima butir, sehingga berefek halusinasi," kata Wakil Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Widodo, kepada wartawan, Senin (27/1/2020).
Akibatnya saat kejadian berlangsung, S menggandeng tangan dan memaksa seorang bocah ikut dengannya. S berhalusinasi bahwa bocah tersebut adalah anaknya.
"Kita juga lakukan tes urine, hasilnya negatif obat terlarang. Dalam kasus ini juga tidak ada korban dan kerugian harta. Pelaku dan saksi juga sudah membuat surat pernyataan yang intinya tidak melanjutkan proses hukum," ujarnya.
Widodo juga menyayangkan tindakan main hakim sendiri masih terjadi di masyarakat. Dia meminta agar masyarakat menyerahkan kepada polisi jika ada kasus hukum di sekitarnya.
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4875432/polisi-solo-lepas-pria-yang-viral-culik-bocah-dan-dihajar-massa-karena
No comments:
Post a Comment