SERAMBINEWS.COM – Tagar atau hastag #savenasipadang, meramaikan jagat media sosial, sejak dua hari terakhir. Ada apa?
Dikutip dari TribunMedan.com, tagar save nasi padang sebagai balasan dari seruan 'boikot nasi Padang' yang disuarakan sejumlah netizen.
Seruan boikot nasi padang ini sendiri diduga terkait dengan kekalahan telak pasangan Capres/Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo dan Kiyai Makruf Amin di Provinsi Sumatera Barat, tempat nasi padang berasal.
Seruan boikot nasi padang dipicu dari beredarnya screenshot status Facebook seseorang yang menyatakan malas makan di rumah makan Padang.
Kemudian ada orang lain yang memberikan komentar di postingan itu yang mengaitkan tidak adanya balas jasa pada 'Pakdhe'.
Screenshot itu kemudian viral dan terus dikaitkan dengan kekalahan telak Jokowi di Sumbar.
Status ini makin ramai ditanggapi oleh warganet lainnya.
Sebagian menganggap seruan itu konyol, tapi sebagian lainnya ikut-ikutan menyerukan boikot nasi padang.
Bahkan merembet ke menu lain seperti mi aceh, pempek palembang, sate madura, soto makassar, hingga Dapur Sunda.
Baca: Realme C2 Resmi Meluncur, Harga Rp 1 Jutaan, Ini Spesifikasi dan Kehebatannya
Baca: Laporkan Prabowo dan Sandiaga ke Polda Metro Jaya, Farhat Abbas Dicecar 16 Pertanyaan oleh Penyidik
Diketahui, pasangan 01 kalah di seluruh daerah yang disebut oleh netizen tersebut.
Khusus untuk Sumatera Barat, perolehan suara sementara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01 Joko Widodo - Maruf Amin kalah telak dari pasangan Prabowo-Sandiaga di Sumatera Barat dalam Pilpres 2019.
http://aceh.tribunnews.com/2019/04/23/tagar-save-nasi-padang-ramai-di-medsos-ada-apa
No comments:
Post a Comment