
Rizieq mengatakan hal tersebut melalui rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com dan dikonfirmasi oleh Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, Minggu (6/1).
"Agar gerakan #2019GantiPresiden tidak boleh ada. Sudah waktunya #Gerakan2019GantiPresiden untuk kita tingkatkan menjadi gerakan 2019 Prabowo Presiden Republik Indonesia," tutur Rizieq.
Rizieq mengatakan semua pihak harus lebih bersemangat karena telah memasuki 2019. Perjuangan, kata Rizieq, harus dilakukan bersama-sama demi perubahan ke arah yang lebih baik bagi Indonesia.
"Kita harus lebih bersemangat," ujar Rizieq.
"Ya, itu diputar saat 212 Award Jumat kemarin," kata Slamet.
Gerakan #2019GantiPresiden identik dengan pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno. Mereka kerap meneriakkan tagar itu di berbagai kesempatan.
Rizieq bersama FPI dan PA 212 termasuk di antara pendukung gerakan itu. Rizieq mendukung Prabowo-Sandi sesuai dengan hasil Ijtima Ulama II yang dihelat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera merupakan orang yang dianggap sebagai pencetus gerakan #2019GantiPresiden. Namun, dia menampik. Mardani menganggap gerakan itu muncul di masyarakat secara alami. Tidak ada orang termasuk dirinya yang mencetuskan gerakan itu pertama kali.
(ugo) https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190107060837-32-358868/rizieq-shihab-ingin-ubah-tagar-2019gantipresiden
No comments:
Post a Comment