TABLOIDBINTANG.COM - Presiden Jokowi bercerita soal fitnah yang menyebut dirinya anggota Partai Komunis Indonesia atau PKI. Jokowi bahkan berucap istighfar saat menceritakan fitnah tersebut. Jokowi lalu menceritakan bahwa ada sebuah foto dirinya berada di podium bersama Ketua PKI D. N. Aidit yang sedang berpidato pada 1955. Foto itu menurut Jokowi banyak tersebar di media sosial.
"Saya lihat sampai geleng-geleng. Saya lahir saja belum kok ada di podium D. N. Aidit. Astaghfirullah. Ampun ya Allah. Sabar. Ini baru satu gambar. Belum gambar lain," kata Jokowi dalam acara pemberian sertifikat lahan di Lapangan Sepakbola Stadion Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 25 Oktober 2018.
Jokowi menuturkan, tuduhan itu termasuk kejam dalam politik. Apalagi, kata Jokowi, fitnah di media sosial juga tidak pernah berhenti. "Presiden Jokowi itu PKI. Coba. Astaghfirullah. PKI dibantai 1965, saya lahir 1961. Umur saya baru 4 tahun, masa ada PKI balita. Ampun yang namanya politik kejamnya seperti itu, menuduh, memfitnah," ujarnya.
Selama ini Jokowi sudah mencoba diam dan sabar menghadapi tuduhan tersebut. Namun, kata Jokowi, kesabaran pun ada batasnya. Ia merasa, semakin diam, fitnah malah tidak berhenti. "Jangan-jangan dipikirnya saya takut," kata dia.
Jokowi lalu mengingatkan masyarakat menjunjung tinggi nilai agama, tata krama, dan sopan santun. Ia meminta agar bersama-sama menjaga kerukunan dan persaudaraan. Jangan sampai, ucap dia, gara-gara pemilihan presiden dan kepala daerah jadi terlihat tidak bersaudara. "Jangan sampai antarkampung enggak saling sapa. Namanya pemilu setiap 5 tahun pasti ada. Masa mau gitu-gituan terus. Engga kan," katanya.
Jokowi mengungkap hal yang sama saat membagikan sertifikat di Depok pada September lalu.
https://www.tabloidbintang.com/berita/peristiwa/read/114850/disebut-pki-jokowi-saya-lahir-saja-belum-kok-ada-di-podium-d-n-aidit
No comments:
Post a Comment